Arsip Kategori: Pribadi

Kembali Aktif di Website Pribadi (1)

Sudah 1 tahun lamanya, website yang beralamat di http://www.yudhistiraamransaleh.com ini tidak terurus. Terakhir, saya membuat tulisan pada bulan Oktober 2014. Dan ketika itu saya masih berdomisili di Semarang.

Menlu RI Retno LP Marsudi
Bersama Menlu RI Retno LP Marsudi

Saat ini, saya sudah berdomisili di Jakarta dan sudah bekerja. Pekerjaan saya saat ini sebagai jurnalis. Ya, dunia jurnalis sangat baru bagi saya. Tak pernah selintas pun di pikiran saya dulu akan menjadi seorang jurnalis.

Namun ternyata menjadi seorang jurnalis itu lumayan mengasyikan. Gimana gak mengasyikan? Saya bisa setiap hari bertemu orang yang berbeda-beda profesi dan cerita.

Bertugas di Nepal saat gempa bumi mengguncang negara itu
Bertugas di Nepal saat gempa bumi mengguncang negara itu

Saya setiap hari bisa pergi dari suatu tempat ke tempat lain. Bahkan, saya bisa pergi dari suatu negara ke negara lain tanpa rencana sekali pun. Saya menjadi jurnalis di media besar dan terkenal yang bernama DETIKCOM. Yup… Siapa sih yang gak tahu detikcom? Ayo ngacung!!!!

detikcom adalah sebuah media online yang pastinya setiap orang bakal buka detikcom ketika ada sesuatu terjadi. Contoh, tadi sekitar pukul 13.20 WIB, ada gempa. Gempanya berkekuatan 5, sekian SR.

Bersama Mba Titiek Soeharto di Epicentrum. Acaranya Golkar
Bersama Mba Titiek Soeharto di Epicentrum. Acaranya Golkar

Kemudian detik bikin beritanya. Dan dalam sedetik, yang baca berita itu jutaan. Bayangin, sedetik, jutaan. Hmm…Bagi saya, detik gak asing lagi. Dulu jaman SMA, pernah ke Kantor detikcom di Buncit Raya. Nemenin kaka sepupu yang emang kerja disitu.

Ya gak nyangka aja tahu-tahu bisa masuk kesitu. Hahaha…. Saya masuk detik itu 3 November 2014. Sekarang berarti saya sudah 1 tahun bekerja di media milik CT Corp. Banyak teman baru, senior-senior luar biasa yang saya temui di detikcom.

Senang banget waktu bisa hadir di acara Perayaan Ulang Tahun Ratu Elizabeth II di Shangri-La Hotel
Senang banget waktu bisa hadir di acara Perayaan Ulang Tahun Ratu Elizabeth II di Shangri-La Hotel

Dan tentunya, saya jadi lebih dekat dengan petinggi-petinggi negeri ini. Salah satunya Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno LP Marsudi. Selain karena sama-sama lama di Semarang, kemudian sekolah kami itu ‘saingan’. Saya SMA Negeri 1 dan Ibu Retno SMA Negeri 3. Saingan disini dalam artian sebutan.

Contoh, kalau naik taksi di Semarang dengan tujuan SMA Negeri 1. Pasti yang kesebut duluan, “Oh yang anaknya orang-orang kaya, mobilnya bagus-bagus itu ya, sama pintar,” Tapi kalau bilang ke SMA Negeri 3, yang kesebut duluan, “Oh yang pintar, kaya itu ya,”

Bersama Duta Besar AS Robert Blake waktu buka puasa di kediaman pribadinya, Juli 2015
Bersama Duta Besar AS Robert Blake waktu buka puasa di kediaman pribadinya, Juli 2015

Gak tahu kenapa sih. Cuman memang begitu adanya. Oh ya, berkat di detikcom, saya juga bisa jalan-jalan gratis. Salah satunya naik Garuda Indonesia kelas bisnis. Waktu itu saya liputan ke suatu daerah. Saya cuman diberi tahu kantor bakal liputan ke daerah sini, naik pesawat.

Pas check ini tahunya saya naik kelas bisnis Garuda Indonesia. Hahaha… Alhamdulillah. Pas saya cek ternyata harganya wow!!! Tapi alhamdulillah dibayari :-p Saya juga alhamdulillah pernah ke Nepal. Kalau untuk travelling mungkin Nepal belum masuk daftar destinasi ya.

Bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Ruangan Kapolri
Bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Ruangan Kapolri

Tapi alhamdulillah ke Nepal gratis. Waktu itu ada gempa Nepal, dan saya dari detikcom diutus untuk ikut bersama Kementerian Luar Negeri kesana. Saya ke Nepal naik pesawat Hercules TNI AU. Dengan 2 kali transit, di Aceh dan Pakistan, alhamdulillah sampai juga.

bersambung